You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PKL Di Cilandak Timur Ditertibkan Untuk Percepatan Jalan Tol
photo Izzudin - Beritajakarta.id

PKL di Cilandak Timur Ditertibkan

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati lahan seluas 400  meter di sisi Jalan TB Simatupang, Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, ditertibkan petugas Satpol PP dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Penertiban ini kita lakukan untuk melancarkan program pembangunan tol Depok - Antasari

Lurah Cilandak Timur, Edi Margono mengatakan, penertiban dilakukan untuk melancarkan program pembangunan jalan tol Depok-Antasari.

"Penertiban ini kita lakukan untuk melancarkan program pembangunan tol Depok-Antasari," kata Edi, Selasa (8/12). 

PKL Binaan di Jakbar Bertambah

Ditambahkan Edi, untuk lahan di Kelurahan Cilandak Timur akan terkena sembilan bidang yang dibebaskan, sementara lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seluas 400 meter yang selama ini diduduki PKL sudah ditertibkan dan tanpa pergantian.

"Kami kerahkan 40 personel dari Petugas Penanganan Prsarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP)," ucap Edi. 

Edi mengutarakan, pedagang yang menempati lahan tersebut sudah diberikan surat peringatan ketiga untuk pindah.

"‎Sosialisasi sudah lama, kami juga sudah diberikan tiga kali peringatan pada tiga bulan lalu. Kalau itu tidak ada ganti rugi dari Pemerintah," terang Edi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5264 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1844 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1779 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1762 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1575 personAnita Karyati